Arsip untuk Februari, 2008

18
Feb
08

Jumper

‘Jumper’ film yang dibuat berdasarkan novel.

Kesan pertama, trailernya keren. Namun pas nonton film ini ternyata aku kecewa, sebab plot ceritanya terlalu cepat, banyak adegan yang muncul tiba2, tidak jelas and lackluster special effects.

Namun cerita antara David (Nasi Kepal) dan Millie Harris lumayan. Seandainya aku jadi ‘jumper’, apa yang aku lakukan?

12
Feb
08

My Foolish Love

The One Person Who I Think of After a Tiring Day

No Matter How Much I Miss Them, I Can’t Reach Them

Even Though It’s Just One Moment’s Memory

I Want to Cherish It Forever

Because It Was a Love That Was Precious To Me

Because I Miss You So Much

Because I Want to Hold You So Much

Tears Flow Silently From My Two Eyes

I’ll Believe It

I’ll wait

That One Day We’ll Meet Again

From Time to Time, I Reminisce on the Short but Happy Memories

Even If I’m Troubled or Sad

I’ll Wipe Off the Tear Streaks From My Two Cheeks Again For You

Who’ll Come Back Again Some time

10
Feb
08

Dilemma

Hari ini aku jalan-jalan menggunakan angkot jurusan X. Dalam perjalanan, angkot ini rada ugal-ugalan. Klakson dibunyikan terus menerus dan menunggu penumpang di tempat yang tidak seharusnya. Tiba-tiba terdengar suara yang mengagetkan

-BRAK-

Suara keras benturan antara seorang pengendara motor dengan angkot yang aku tumpangi. Kejadian yang begitu cepat, spontan menbuat jalanan macet dan suasana menjadi keruh. Pengendara motor yang terjatuh itu marah dan dengan kesal menghadiahi sebuah tinju kepada sopir angkot ini.

Wew, .. parah juga yah

Keadaan menjadi sedikit lebih tenang setelah ada pihak kepolisian yang menenangkan suasana. Setelah dijelaskan alur permasalahannya, ternyata memang sopir angkot yang salah karena berhenti tiba-tiba untuk menaikkan penumpang yang ternyata dibelakangnya ada motor ini yang menempel dekat dan kaget sehingga kejadian ini terjadi. Kasus ini akhirnya selesai secara kekeluargaan, sopir tersebut minta maaf dan kasus selesai ^^

Kehidupan sopir angkot sebenarnya sangat berat sebab sopir angkot harus bisa memenuhi target setoran yang telah ditetapkan, di mana angkot dengan jurusan serupa juga banyak. Memang bingung juga yah sebagai sopir angkot, dia harus mencari penumpang sebanyak mungkin untuk memenuhi setoran, namun di lain pihak, sopir angkot terus melanggar peraturan lalu lintas yang ada demi menaikkan dan menurunkan penumpang. Belum lagi jika terjadi perebutan penumpang antar sopir angkot, wuih bisa kacau itu.

Anyway aku juga sadar selain kesalahan sopir angkot tersebut, kesalahan juga sebenarnya dilakukan oleh penumpang, di mana penumpang sembarangan memberhentikan angkot, walaupun ada tanda dilarang “Stop”, yang mau tidak mau, sopir angkot tersebut pasti berhenti karena ada penumpang. Itulah dilema yang dihadapi sopir angkot, jika tidak melanggar peraturan maka dia tidak akan mendapatkan penumpang T_T Ironi memang, namun itulah yang terjadi sekarang ini.

02
Feb
08

Endless ?

X adalah seorang pria yang kurang ekspresif, kaku, dan dingin. Cerita ini bermula dari X yang masih sekolah, tepatnya kelas 3 SMP. Kehidupan yang membosankan pasti dialami oleh X sebab kegiatan yang monoton selalu dilakukannya.

Tidak ada sisi yang menarik dari X.

Suatu saat X sedang pergi membeli makanan. Di tengah perjalanan, X melihat seorang gadis yang meminta tolong karena doggy-nya tertabrak oleh pengendara motor yang tidak bertanggung jawab. X yang kebetulan lewat tergerak hatinya untuk menolong dan doggy tersebut segera dibawa ke dokter hewan. Dokter hewan yang sigap saat itu berhasil menyelamatkan Bobby (nama doggy).

Pertemuan tersebut ternyata mengubah kehidupan X. Kehidupan yang monoton menjadi bersinar karena X mulai akrab dengan Y. Ternyata Y adalah gadis yang ceria, baik, dan pengertian. Sikap Y yang riang dan pengertian membuat X betah berbincang-bincang dengannya. Bahkan muncul perasaan suka pada X. Keseharian X yang biasa saja, menjadi bervariasi. X berubah menjadi lebih seseorang yang lebih humoris dan terbuka.

Singkat cerita, X jadian dengan Y. Pasangan ini merupakan pasangan yang paling berbahagia, dimana keduanya saling memahami satu sama lain. Saat liburan sekolah tiba, X mengajak Y untuk pergi ke negeri tetangga. Setelah mengalami perundingan, X dan Y akhirnya berangkat. Sesampainya di sana, X dan Y menghabiskan waktu dengan berjalan-jalan, bermain, bersenda gurau, dan menikmati suasana negeri tetangga.

Tragedi terjadi saat mau pulang. X yang ketinggalan paspor-nya menyuruh Y pulang duluan dengan bus yang sudah dipesan agar sampai di rumah tidak terlalu malam, dan X balik ke hotel untuk mengambil paspor. Dalam perjalanan, ternyata bus yang ditumpangi Y mengalami kecelakaan. Y meninggal dalam kecelakaan tersebut. Mengetahui hal tersebut, X menjadi merasa bersalah, kehilangan, dan terus menyalahkan dirinya sendiri. X akhirnya jatuh sakit.

Dalam rumah sakit, X masih memikirkan Y. Seandainya waktu itu X tidak meninggalkan Y, pasti hal tersebut tidak akan terjadi. Perasaan bersalah tersebut terus menghantuinya sehingga penyakit X malah bertambah parah dan menurut dokter harus dilakukan operasi besok karena ditemukan tumor dalam perut. Malam hari sebelum waktu operasi, X melihat Y mengunjunginya. Dalam kegelapan malam, Y seakan berkata untuk selalu semangat dan Y pergi sambil tersenyum manis. Ajaibnya, kesehatan X mulai membaik dan tumor yang ada dalam perutnya tidak ditemukan lagi.

X pun sembuh dan menjalani kehidupannya lagi. Namun sampai saat ini, X belum bisa melupakan Y. Hatinya masih tertutup. Apa yang sebaiknya dilakukan oleh X? Bagaimana cara X melupakan sakit yang masih membekas dalam hatinya? Apakah X harus kembali ke kehidupannya yang dulu? Atau melangkah ke depan yang lebih baik?

Hanya X yang bisa menjawab semua itu… .